kebersamaan kami

camera rolling action...!!!!!

BICASE D' MIERI

Upacara di Kolam Keramat

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Senin, 18 November 2013

PENGOBATAN TBC



TBC yang sering disebut juga TB atau Tuberculosis adalah suatu penyakit MEMATIKAN karena kuman Mycobacterium Tuberculosis..
Jumlah penderita TBC sangat banyak di Indonesia, diperkirakan ada sekitar 429ribu orang penderita TBC. Mirisnya,  mayoritas menyerang usia produktif..
Menurut WHO, Jumlah penderita TBC yang melimpah ini membuat Indonesia masuk negara dengan jumlah penderita TBC TERBANYAK no.5 di dunia..
Pengobatan Tbc memakan waktu lebih lama dibandingkan mengobati infeksi bakteri jenis lain. Jika terinfeksi Tbc, penderita harus minum antibiotik setidaknya selama enam sampai sembilan bulan. Pengobatan penyakit tbc yang tepat dan lamanya pengobatan tergantung pada usia, kesehatan secara keseluruhan, resistensi obat, jenis tbc (laten atau aktif) dan lokasinya dalam tubuh.
Sistem kekebalan tubuh (pertahanan) dapat melawan infeksi dan menghentikan bakteri yang menyebar. Sistem kekebalan tubuh akhirnya dengan membentuk jaringan parut mengelilingi bakteri tbc dan mengisolasi seluruh tubuh. Tuberkulosis yang terjadi setelah paparan awal bakteri sering disebut Tbc primer. Jika tubuh mampu membentuk jaringan parut (fibrosis) di sekitar bakteri TB, maka infeksi terkandung dalam keadaan tidak aktif. Individu seperti biasanya tidak memiliki gejala tbc dan tidak dapat menyebar TB kepada orang lain.
Jika seseorang terinfeksi tbc laten, mungkin perlu untuk mengambil hanya satu jenis obat untuk pengobatan tbc. Tbc Aktif terutama jika itu adalah virus yang tahan obat (resisten), akan membutuhkan beberapa obat sekaligus. Yang paling umum obat yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis antara lain Isoniazid, Rifampisin (Rifadin, Rimactane), Etambutol (Myambutol), dan Pirazinamid.

Efek Samping Pengobatan TBC
Efek samping pengobatan penyakit tbc tidak umum tapi bisa serius ketika terjadi. Semua obat TB dapat sangat beracun untuk hati penderita apalagi gejala tbc juga disertai dengan komplikasi hati (ingat bahwa hati berfungsi menetralisir racun dalam tubuh). Hal tersebut memberikan gambaran bahwa perlu rujukan atau resep dokter untuk mengkonsumsi obat-obat tersebut. Efek samping yang umum ditimbulkan antara lain mual, muntah, kehilangan nafsu makan, warna kuning pada kulit (jaundice/ikterus), urine menjadi gelap, demam yang berlangsung tiga hari atau lebih dan tidak memiliki penyebab yang jelas.
Setelah beberapa minggu penderita yang terinfeksi tidak akan menular mungkin mulai merasa lebih baik. Penting bahwa menyelesaikan pengobatan tbc secara konsisten, terapi dan konsumsi obat persis seperti diresepkan oleh dokter. Menghentikan pengobatan terlalu dini atau melewatkan dosis bisa membiarkan bakteri yang masih hidup untuk menjadi resisten terhadap obat-obatan, yang mengarah ke infeksi yang jauh lebih berbahaya dan sulit untuk diobati. Untuk membantu orang tetap konsisten, terapi pengobatan tbc yang diawasi secara langsung kadang-kadang dianjurkan. Dalam pendekatan ini, seorang pekerja perawatan kesehatan mengelola obat penderita.
TBC Horor ya?
makanya harus segera kita musnahkan penyakit ini dari dunia..
Caranya?
Tingkatkan daya tahan tubuh agar tidak tertular TBC dan penderita TBC harus diobati hingga sembuh..
Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap TBC bisa dengan memperbaiki kualitas makanan, yakni dengan rutin memakan makanan tinggi protein, seperti telur, daging, tempe, tahu, ikan, dll..
Protein yang tinggi berguna utk menguatkan sel pertahanan tubuh kita sehingga kuat menghadapi kuman TBC..
Makan makanan kaya protein ini HAL PALING PENTING untuk mencegah TBC..
Meningkatkan daya tahan tubuh bisa juga dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan positif yang sehat, seperti cukup tidur, tidak stres, selalu bahagia, rajin olahraga dll..
Pengobatan yang teratur bagi penderita TBC juga sangat penting. Bila minum obatnya tidak teratur, kuman bisa kebal dan tahan pada obat. Bila kuman sudah kebal pada obat, terapi harus diperpanjang lebih dari 6 bulan hingga seluruh kuman mati..
Bila TBC tidak diobati, dalam 5 tahun 50% penderita akan Mati, 25% yang lain akan makin parah dan menyebarkan TBC ke orang-orang disekitarnya..
Mari kita musnahkan TBC dari muka bumi, mulai dari diri sendiri dengan meningkatkan daya tahan tubuh kita..
Mari!

Daftar Rujukan
Yusri. 2011. Pengobatan TBC (Tuberculosis), (online), (http://www.kesehatan123.com/1671/ pengobatan-tbc-tuberculosis/). Diakses pada rabu 18 September 2013
Doktercare team. 2012. TBC: Pengertian, Gejala, Penularan, Pengobatan Penyakit TBC, (online), (http://doktercare.com/tbc-pengertian-gejala-penularan-pengobatan-tbc.html). Diakses pada rabu 18 September 2013



Senin, 07 Oktober 2013

Anti Virus Handal

Anti virus merupakan software yang sangat vital bagi kesehatan komputer. Suatu komputer akan tetap terjaga kebersihannya, terlindungi dari ancaman kerusakan software dan akan terjaga file-file rahasianya apabila menggunakan anti virus yang tepat. salah satu anti virus yang dapat dipercaya adalah avast, karena anti virus ini bukan hanya melindungi komputer kita saat ofline saja anti virus ini memiliki keunggulan dalam menyaring situs web yang sedang diakses. apabila suatu situs web yang dibuka diduga berbahaya bagi komputer, maka avast akan langsung melakukan blocking pada situs web tersebut. hal ini sangan penting, karena banyak virus terutama trojan yang disebarkan melalui dunia maya. virus-virus ini disebarkan umumnya unutk membajak password atau dokumen rahasia milik kita. namun dengan avast inshaAllah semuanya aman. silakan dicoba download di sini

Sabtu, 20 Oktober 2012

BAHAYA HIPERTENSI

Pernahkah Anda merasakan sakit tekanan darah tinggi ? Pada umumnya penyakit tekanan darah tinggi sering dialami oleh orang yang usianya sudah setengah baya. Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi yaitu penyakit yang ditimbulkan karena tekanan darah di atas normal (140/90 mm Hg).

Hipertensi disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya usia yang semakin tua, kegemukan, gagal ginjal, merokok, peminum alkohol, stres dan keturunan. Semakin banyak faktor yang dimiliki seseorang, maka semakin besar kemungkinan orang itu terkena hipertensi. Apa bahaya dari penyakit ini?

Sakit yang ditimbulkan akibat dari hipertensi seringkali tiba-tiba terjadi, seperti stroke, lumpuh, pusing, nyeri kepala, sakit jantung, dan lambat laun dapat menyebabkan penyakit ginjal akut, arteriosklerosis serta aterosklerosis.
Bagaimana cara menghindari penyakit hipertensi? Lakukan pencegahan hipertensi dengan pola hidup sehat seperti olahraga, istirahat dan tidak stres, diet rendah garam dan rendah kolesterol, jaga agar tekanan darah tetap normal.
Pengertian Hipertensi
Tekanan darah pada orang dewasa normal berkisar antara 100/70 mm Hg sampai 140/80 mm Hg. Tekanan darah seseorang dapat berubah setiap saat. Jika tekanan darah di atas normal maka akan terjadi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Darah yang mengalir ke seluruh tubuh dipompa jantung dengan kekuatan tertentu. Kekuatan ini berupa tekanan yang mendorong darah ke luar menuju arteri (pembuluh nadi), kemudian mengalir ke seluruh tubuh. Pada saat otot bilik kiri jantung berkontraksi, maka tekanan yang terjadi diteruskan ke arteri (pembuluh nadi). Tekanan darah ini disebut sistol. Setelah otot bilik jantung berkontraksi kemudian terjadi relaksasi (istirahat) sebentar. Pada saat relaksasi terjadi penurunan tekanan sampai batas rendah.

Tekanan pada saat otot jantung relaksasi ini disebut diastol. Tekanan sistol ditulis di sebelah atas, sedang diastol ditulis di sebelah bawah. Penderita hipertensi memiliki sistol di atas 140 mm Hg dan diastol di atas 90 mm Hg.

Untuk mengukur tekanan darah diperlukan alat tensimeter atau spigmomanometer.

Hipertensi ada 2 macam, yaitu :
1. Hipertensi esensial atau primer
 
Penderita hipertensi esensial belum dapat dijelaskan mekanisme kerjanya. Pada umumnya penderita hipertensi esensial memiliki riwayat keluarga penderita hipertensi pula.
2.
Hipertensi Sekunder
 
Hipertensi sekunder dapat terjadi karena kelainan organis seperti penyakit pada perenkim ginjal dan pembuluh darah ginjal, kelainan endokrin, akibat pemakaian obat serta pola hidup yang tidak sehat.
 
Hipertensi atau tekanan darah tinggi cenderung menyebabkan stroke yang bisa menyerang kapan saja. Selain itu, hipertensi juga bisa merusak ginjal hingga gagal ginjal.

Hipertensi memang menjadi momok yang cukup menakutkan. Bukan hanya orang dewasa yang bisa terserang penyakit ini, para remaja juga bisa mengidapnya. Kini, hipertensi yang sering disebut the silent killer ternyata memicu terjadinya penyakit ginjal dan gagal ginjal. Bahkan, saat fungsi ginjal mengalami gangguan, maka tekanan darah pun akan meningkat dan dapat menimbulkan hipertensi.
Selanjutnya, tekanan darah tinggi bisa merusak ginjal ketika tekanan darah melebihi 140 mmHg/90 mmHg. Kerusakan pada ginjal terjadi karena aliran darah ke organ penting itu terganggu.

Hubungan timbal balik antara hipertensi dan penyakit ginjal bahkan sudah terbukti. Hipertensi yang melebihi 140 mmHg/90 mmHg akan menyebabkan kerusakan pada bagian korteks atau lapisan luar ginjal yang akan merangsang produksi hormon renin. Kelebihan hormon ini akan menstimulasi terjadinya peningkatan tekanan darah dan hipertensi pada mereka yang mengalami kerusakan ginjal.
“Bila salah satu faktor pendukung kerja ginjal, misalnya aliran darah ke ginjal, jaringan ginjal atau saluran pembuangan ginjal terganggu atau rusak, maka fungsi ginjal akan terganggu atau berhenti sama sekali,” kata Dr Rahardjo SpDK-KGH di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, seseorang penderita gagal ginjal tahap akhir hanya bisa bertahan hidup dengan menjalankan cuci darah (hemodialisis) seumur hidupnya. Tentu biayanya sangat mahal, sekitar Rp600.000 sampai Rp700.000 untuk sekali cuci darah. Padahal seorang penderita gagal ginjal paling tidak harus cuci darah dua kali seminggu.
Hubungan antara hipertensi dan kerusakan ginjal yang lain, menurut Rahardjo, adalah saat ginjal rusak karena hipertensi sehingga terjadi pengeluaran air dan garam yang tidak normal di dalam ginjal. Pengeluaran garam dan air yang tidak normal itulah yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah, selain zat renin.
Masalah hipertensi, menurut Rahardjo, sebagian besar disebabkan faktor keturunan, kebiasaan makan garam, stres, dan gangguan metabolisme lemak dan karbohidrat. Hipertensi juga merupakan gangguan kesehatan yang diderita 10 persen hingga 30 persen orang dewasa di seluruh negara. “Jadi yang perlu diperhatikan adalah menangani dengan secepat dan sedini mungkin hipertensi yang diderita sehingga tidak sempat merusak ginjal,” tuturnya.
Sementara itu, menurut data AHA (American Heart Association) di Amerika Serikat, ditemukan satu dari tiga orang di dunia mengalami tekanan darah tinggi. Masih data dari AHA, semua orang yang mengidap hipertensi hanya sepertiga yang mengetahui keadaannya.
Di Indonesia, belum ada data nasional tentang jumlah penderita hipertensi. Namun, pada studi MONICA 2000 di daerah perkotaan Jakarta dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2000-2003 di daerah Lido, Kecamatan Cijeruk, ditemukan kasus hipertensi derajat II. Artinya, penderita hipertensi di daerah tersebut hanya sebagian kecil yang menjalani pengobatan masing-masing 13,3 persen dan 4,2 persen.
Apa pun penyebabnya, tekanan darah tinggi mempunyai dampak yang besar di masyarakat. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama untuk serangan jantung dan stroke.
“Intinya ketika terdeteksi menderita hipertensi, pasien seharusnya langsung mendatangi rumah sakit. Atau setidaknya memperhatikan penyakit yang dideritanya. Tanpa kepedulian, hipertensi bisa mengakibatkan kerusakan ginjal yang parah,” kata Dr Wijaya dari Universitas Indonesia beberapa waktu lalu.
Penyebab hipertensi, menurut Wijaya, selain faktor keturunan juga penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi).
Penggunaan obat-obatan tersebut secara terus-menerus dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. “Merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi karena tembakau mengandung nikotin. Minuman beralkohol juga pemicu hipertensi. Jadi berhentilah mengonsumsi minuman beralkohol dan rokok,” tegasnya.

Senin, 15 Oktober 2012

ETIKA KEPERAWATAN



  1.  Konsep etik, nilai, dan moral dalam praktik keperawatan profesional
  2. Hak dan kewajiban klien dan perawat dalam hubungan professional perawat klien
  3. Kode etik dalam keperawatan professional

PATOFISIOLOGI


  1. Konsep dasar adaptasi sel dan jaringan
  2. Pathogenesis dan patofisiologi sistem integument
  3. Konsep dasan kematian sel dan jaringan serta pemulihan sel dan jaringan
  4. Konsep dasar keradangan
  5. Konsep dasar infeksi
  6. Konsep dasar neoplasma
  7. Pathogenesis dan patofisiologi gangguan sirkulasi cairan, darah, dan elektrolit
  8. Pathogenesis dan patofisiologi gangguan sistem pernapasan
  9. Pathogenesis dan patofisiologi gangguan sistem pencernaan
  10. Pathogenesis dan patofisiologi gangguan sistem perkemihan
  11. Kelainan kongenetal dan penyakit keturunan pada anak sakit
  12. Proses penuaan